About Me
Labels
- About Life (29)
- Anak Kos (11)
- Buku (3)
- Info and Sharing (11)
- It's Time to eat (15)
- Lomba Blog (16)
- Malan-Malan Time (23)
- Resep Masakan (5)
- Writing Works (16)
Blog Archive
-
▼
2016
(44)
-
▼
February
(21)
- Belajar Nilai-Nilai Kehidupan Lewat Tarian Suku Da...
- Dia dan Bandung
- ODOP?
- Kak Senik Namanya
- Karena Hobi dan Keluarga
- Berkunjung Ke Desa Budaya Pampang
- Yok Berkunjung ke Bumi Sriwijaya
- Citra Niaga, Geliat Wisata Belanja Di Tengah Moder...
- Pemuda dari Kota
- Lingkungan Hidup dan Sampah
- Berburu Makanan di Mega Food Festival
- Isi Tas Versi Nora
- Karena Nama Juga Punya Sejarah
- Keracunan Krim Pemutih Wajah Berujung Maut
- Sepasang Stiletto Merah
- Penerapan Jam Malam
- Rencana Liburan yang Berubah Arah
- Rencana Liburan
- Putih Abu-Abu Penuh Kenangan
- Ketika Bapak Tak Mau Pergi
- Kesurupan, Mistis atau Medis?
-
▼
February
(21)


Saya baca juga tuh di facebooknya Afrizal..
ReplyDeletekasiaan bang. Sedih nian orangnya
DeletePelajaran buat wanita. Hamil seharusnya stop pakai krim perawatan yang sekiranya menbahayakan
ReplyDeletebener banget mbak
DeleteMaaf ya belum ada diagnosa pasti itu karena krim pemutih wajah. Malah dibuka ke arah pre eclampsia atau keracunan kehamilan. Penyebabnya bisa tekanan darah tinggi atau factor lain. Yang membuat dugaan bahwa almarhumah keracunan krim itu hanya berdasar warna wajah yang katanya gak wajar. Tapi itu kan foto... Boleh saran...? Jangan menghubungkan hal yang belum pasti menjadi tulisan... Maaf ya...
ReplyDeleteAku cuma nulis berdasarkan pengakuan si suami sih mbak, but anyway thanks buat sarannya :)
DeleteNyimak
DeleteSaya baca juga karena keracunan, karena pasien darah tinggi
ReplyDelete