Aku Seorang Introvert

5 Comments


Yes, I am an introvert. No, I am not shy. No, I am not stuck up. No, I am not antisocial. I am just listening. I am just observing. I can't  stand small talk. But I'll talk about life for hours. I'd rather be home with a close friend  or 2 than among a big crowd of acquaintences. Don't scold me in public. Don't embarass me in public. Respect that I am reserved. And if i open myself up to you, know that means you are very special to me
.

Well, mungkin kata-kata di atas bisa sedikit mewakiliku sebagai orang yang masuk tipe introvert. Introvert? Yup, I-N-T-R-O-V-E-R-T. Ga asing dong yah sama kata ini. Apa sih emang introvert itu. Artian gampangnya sih introvert itu orang yang suka menyendiri, lebih nyaman dengan dunianya sendiri. Iya kaya kata-kata Bahasa Inggris di atas. Dan aku bakal bahas kata-kata berbahasa Inggris itu. Tapi banyak orang yang salah kaprah tentang orang-orang introvert. Salah satu pemicu postingan ini juga karena kesalahan orang-orang dalam menilaiku, seorang introvert.

Aku tak pernah sadar aku seorang introvert sampai aku memasuki bangku sekolah menengah atas. Sebelumnya biasa saja. Aku punya banyak teman, pergi jalan-jalan dan melakukan hal gila bersama, melakukan hal-hal menyenangkan bersama orang-orang. Tapi semua berubah sejak aku masuk SMA. Aku lebih suka menyendiri, menghabiskan waktuku dengan buku-buku, berimajinasi, dan mengungkapkan semua hal lewat tulisan. Tak ada yang lebih menyenangkan selain menjadi tokoh utama dalam duniamu. Hah apa yang menyenangkan dengan menjadi introvert. Kamu tak akan tau bagaimana rasanya dan kurasa aku tak mau berbagi bagaimana rasanya. Tapi aku bangga, kenapa? Karena jumlah kami yang hanya sekitar seperempat dari jumlah manusia. Lihat bagaimana langkanya kami, hahaha.

Banyak yang bilang aku pemalu. Tidak, aku bukan seorang pemalu. Tanyalah pada teman-teman dekatku, seberapa sering aku melakukan hal-hal gila dan konyol yang mungkin tak pernah kalian lakukan. Hal-hal yang bisa mempermalukan dirimu setengah mati. Meminta nomor Hp cowok yang tak sengaja kamu temui di sebuah tempat makan dan membaca komik yang masih terbungkus hingga akhirnya ketahuan hanyalah sedikit contoh yang pernah aku lakukan. Oke itu bukan perbuatan baik, jangan dicontoh. Ko bisa sih ngelakuin itu. Jawabannya simpel, karena aku mau dan ingin.

Introvert itu pendiam, irit ngomong. Itu benar, tapi jangan pernah remehkan aku karena karena irit ngomong. Ketahuilah bahwa aku punya banyak hal di kepalaku yang ingin aku sampaikan, tapi kadang itu susah. Aku selalu berpikir itu akan sia-sia, membuang energi. Aku lebih suka menyimpannya untuk orang-orang yang benar-benar tepat. Duh introvert anti sosial, ga mau bersosialisasi sama orang-orang. Tidak, aku bukan anti sosial. Buktinya aku punya banyak teman dan kenalan. Tapi aku memang tidak suka berbaur di keramaian, yang lagi-lagi menurutku, membuang energi. Aku terlalu malas membaur dengan keramaian yang kadang hanya membahas hal-hal ga penting. Kejam dong bilang ga penting? Terserah, itu menurutku. 

Saat berada di keramaian, aku memang diam. Tapi ingatlah bahwa aku mendengakan dan mengamati Aku lebih senang mendengarkan segala obrolan orang-orang dan mengamati mereka. Serem ih diamati gitu kaya pysco. Hahaha...lucu, karena itu bukan aku. Kamu tau apa yang aku benci saat berada di situasi seperti itu? Yah saat ada yang menyuruhku dan memaksaku untuk berbaur, bersosialisasi lah. Cih, mereka tak tau kalo itu sulit bagiku. Biarlah aku menjadi pendengar dan penggamat yang baik.

Aku lebih suka pergi dengan seorang atau dua orang yang benar-benar aku kenal baik. Aku tak perlu menjelaskan lagi pada mereka tentang sikapku. Mereka yang lebih tau bagaimana aku. Dan beruntungnya aku, aku punya teman yang tau bagaimana aku sebenarnya. Menyenangkan saat mereka bisa memahami dan tetap bisa melakukan hal-hal menyenangkan bersamamu. Ketahuilah bahwa tak semua introvert sepertiku mau terbuka pada orang-orang. Kalau kamu termasuk orang-orang tersebut, betapa beruntungnya dirimu. Yah, karena aku menganggap orang tersebut spesial.

Yah mungkin postingan ini bisa sedikit mewakili para introvert-introvert di luar sana. Masih banyak hal-hal yang tak kamu percaya tentang para introvert. Sebenarnya kami orang-orang yang menyenangkan, asal kamu mau meluangkan banyak waktu untuk mengenal kami, para introvert. Buanglah anggapan pemalu, anti sosial dan sombong jauh-jauh karena itu bukan kami. Salam untuk sesama introvert. You know guys, we are awesome :*







You may also like

5 comments:

  1. I do agree with you mbak, sometimes people who has this characteristic are wonderful, they has a lot of think to share but they don't speak louder, they kept it, and sometimes when they want to share it to somebody they just write down some message, or yeah just like you pour all of thing that you want to share in blog or diary,...

    i don't like to speak louder, i do observe what they talking about... I do searching and when i got it, i kept it until i explode and then i'll tell it to the world i mean in blog or yeah in my diary,..

    ckckckc,.. sorry if i write a lot of thing that i have to write, it has through,..

    ReplyDelete
    Replies
    1. That's ok because writing is better than speaking for us, right?
      but anyway, thanks for the comment. At least we have the same feeling lol :D

      Delete
  2. Nice Info Jangan Lupa Kunjungi http://jasabimbinganskripsisurabaya.blogspot.co.id/

    ReplyDelete