20 Januari 2016

1 Comments

Hari ini aku senang. Senang karena sampai hari ini aku masih diberi nikmat hidup. 
Hari ini aku juga sedih. Sedih karena jatah waktu hidupku di dunia berkurang.
Ya, hari ini aku berulang tahun. Ulang tahun yang ke berapa? Ah itu tak penting. Yang jelas hari ini aku bersyukur sekali.

Bersyukur, selalu. Apalagi hari ini. Di hari ulang tahunku, masih banyak orang yang meluangkan waktu untuk sekedar memberi selamat dan do'a terbaik. Mulai dari keluarga, teman-teman, kenalan, bahkan orang tak dikenal di facebook. Ya aku amini saja semua karena d'oa mereka baik.

Bangun tidur seperti biasa langsung bergegas untuk sholat subuh. Selesai sholat subuh, tak lama mamak telfon. Iya mamak ga pernah lupa ulang tahunku dan anak-anaknya yang lain. Di subuh yang dingin itu, mamak do'akan semua yang terbaik untuk anaknya ini. Ah mamak, lagi-lagi rasanya pengen pulang. Kalo di rumah, pastilah kami sarapan nasi tumpeng sederhana buatan mamak. Tapi karena saat ini berjauhan, do'anya sudah sangat cukup untukku. Setelah mamak, giliran bapak, kakak, dan adik-adikku.

Setelah mengobrol lumayan lama, pembicaraan via telefon itu berhenti. Aku masih enggan beranjak dari kasur. Masih menekuni novel yang semalam belum habis kubaca. Sekitar pukul 6 lewat, pintu kamarku diketok. Siapa lah pagi-pagi begini sudah datang bertamu? Setelah dibuka ternyata 2 orang teman baik, sekaligus partner jalan-jalan, berdiri di depan pintu dengan tumpukan roti tawar berselai coklat dengan taburan choco ball. Tak lupa beberapa buah lilin menghiasi bagian atas. Setelah mengucap selamat dan berdo'a, kami langsung saja sarapan dengan mihun yang dibawa oleh temanku. Nah ini, teman yang baik juga rezeki dari Allah.

Pukul 8 aku pergi mandi dan bersiap ke perpustakaan daerah karena ada janji untuk mengerjakan skripsi bersama seorang teman. Sampai di perpustakaan daerah pun dapat ucapan selamat dan do'a. Waktu buka sosmed dan teman-temannya pun, ada banyak ucapan selamat dan do'a. Rasanya terharu sekali.

Pulang dari pusda pukul 3. Langsung saja pergi mandi dan bergegas untuk sholat ashar. Tak ada kegiatan sampai malam, hanya di kos, nyambi ngerevisi skripsi. Sampai selesai sholat isya, pintu kamarku diketok. Aku mengintip sekilas lewat jendela, ternyata seorang teman baik di kelas. Ketika membuka pintu, sudah berdiri 2 orang lain dengan kue berhias lilin. Lagi-lagi selamat dan do'a aku terima. Sungguh banyak sekali rezeki yang Allah beri padaku. Akhirnya kami mengobrol sambil menikmati kue ultahku. 

Bahagia sekali memiliki mereka, orang-orang yang begitu sayang dan peduli padaku. Mengingat segala sikap cuek dan masa bodohku, aku sangat bersyukur. Tulisan ini bukan bermaksud pamer, hanya salah satu bentuk rasa syukur atas salah satu rezeki dari Allah. Keluarga yang sayang, teman yang baik, kenalan yang peduli, ah aku harap kalian pun demikian.


You may also like

1 comment:

  1. Selamat ulang tahun. :) Semoga semua impianmu bisa tercapai :)

    ReplyDelete